Apa itu Annual Salary dan Bagaimana Cara Menghitungnya

Annual Salary

Annual Salary merupakan istilah yang mengacu pada sistem pengupahan yang diakumulasikan dalam periode waktu tahunan. Beberapa orang mungkin membutuhkan perhitungan penggajian model seperti ini untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan persyaratan pengambilan kredit jangka panjang atau membandingkan besaran gaji di beberapa tempat berbeda. 

Dalam ulasan berikut ini akan dijelaskan secara lengkap tentang apa itu annual salary, faktor-faktor yang menentukan besaran annual salary, serta bagaimana cara menghitungnya!

Sekilas Tentang Annual Salary

Annual salary merupakan jumlah total pendapatan yang didapatkan oleh seorang pekerja dalam periode satu tahun penggajian. Gaji tahunan ini bisa dihitung dengan menjumlah akumulasi gaji dalam 12 bulan, dengan berdasarkan penentuan tarif perjam atau upah perbulan yang disepakati dengan perusahaan atau pemberi kerja. 

Misalnya jika pekerja dibayar dengan hitungan tarif per jam, maka pemberi kerja akan memberikan annual salary dengan hitungan 40 jam seminggu diluar jam lembur. Sebagian perusahaan mungkin memakai tahun keuangan atau fiskal dari hitungan bulan oktober hingga september. Jadi, apabila pekerja mulai bekerja diantaea tahun tersebut, maka tim penggajian akan melakukan prorasi gaji.

Faktor yang Menentukan Besaran Annual Salary

Setelah mengetahui apa itu pengertian dari annual salary, berikut adalah beberapa faktor yang bisa menentukan besaran annual salary!

  • Latar Belakang Pendidikan

Background pendidikan, gelar, dan sertifikasi profesional yang dimiliki oleh pekerja merupakan salah satu faktor yang menentukan penawaran gaji yang diberikan oleh perusahaan, terutama jika kompetensi yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan pengadaan pekerja.

  • Pengalaman Kerja

Salah satu indikator yang mempengaruhi penawaran gaji tahunan yang besar bagi seorang pekerja adalah pengalaman relevan di bidang kerja tertentu. Perusahaan menyadari bahwa pengalaman seseorang harus dihargai dengan sebaik mungkin. 

  • Tanggung Jawab Pekerjaan 
Artikel Terkait  Hak Pekerja Muslim di Bulan Ramadhan

Pekerja yang diberikan tanggung jawab yang lebih besar dan lebih kompleks biasanya akan mendapatkan  gaji yang lebih besar.

  • Jenis Industri 

Jenis industri juga biasanya mempengaruhi faktor penggajian pekerja, industri dengan kebutuhan keahlian dan sertifikasi khusus yang diperlukan untuk suatu peran mempengaruhi besaran gaji yang akan diberikan. 

  • Lokasi Kerja

Lokasi perusahaan juga bisa mempengaruhi annual salary pekerja. Permintaan untuk kualifikasi mungkin tinggi di satu lokasi, membuat perusahaan menawarkan annual salary yang lebih tinggi untuk menarik talenta terbaik dan mau ditempatkan di lokasi tertentu.

Cara Menghitung Annual Salary

Simak bagaimana cara menghitung annual salary dengan dua metode yang berbeda seperti dibawah ini!

Pekerja dengan Jam Kerja Tetap

Untuk menghitung annual salary para pekerja dengan jam kerja tetap bisa dilakukan dengan cara berikut:

  1. Cari tahu gaji mingguan yang didapatkan seorang pekerja. Misalnya dalam jangka waktu satu jam pekerja mendapatkan Rp150 ribu. Perhitungan ini juga bisa dilakukan dengan membagikan gaji berdasarkan upah setiap jamnya. 
  2. Kemudian hitung jumlah jam kerja per tahun. Kalikan jam kerja mingguan dengan 52, yakni jumlah minggu dalam setahun.
  3. Setelah mengetahui jam kerja per tahun, kalikan gaji per jam dengan jam kerja per tahun. Misalnya, Jika gaji seorang pekerja adalah per jam Rp150.000,- maka 150.000 * 2080 = Rp312.000.000,-. Angka tersebut merupakan  pendapatan tahunan pekerja. 
Artikel Terkait  BSU Ketenagakerjaan. Ketahui, Seluk Beluknya!

Pekerja dengan Jam Kerja Tidak Tetap

Untuk menghitung annual salary para pekerja dengan jam kerja tidak tetap bisa dilakukan dengan cara berikut:

  1. Catat jam kerja pekerja setiap harinya. Pada akhir minggu, pastikan untuk menghitung jumlah jam kerja.
  2. Jangan lupa juga untuk menghitung jam lembur. Jika pekerja bekerja lebih dari 40 jam dalam waktu 7 hari, jam kerja tersebut harus dihitung lembur, yakni satu setengah kali gaji per jam (atau sesuai dengan peraturan perusahaan). 
  3. Kemudian hitung jam kerja per tahun dengan mengalikan jam kerja rata-rata dengan 52. Sebagai contoh, jika pekerja umumnya bekerja 45 jam, kalikan dengan 47,5 jam (setelah memperhitungkan uang lembur) dengan 52, sehingga hasilnya  adalah 2.470.
  4. Setelah mengetahui jam kerja per tahun, kalikan gaji per jam dengan jam kerja per tahun. Jika gaji pekerja adalah per jam Rp150.000,- maka 150.000 * 2470 = Rp370.500.000,-. Angka tersebut adalah pendapatan tahunan pekerja.

Nah, itu dia informasi lengkap tentang apa itu annual salary, faktor-faktor yang menentukan besaran annual salary, serta bagaimana cara menghitungnya. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat!


Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *