Pernah nggak kamu merasa sudah kirim banyak lamaran kerja, tapi belum juga dapat panggilan interview? Atau bingung harus mulai dari mana mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan?
Kalau iya, mungkin saatnya kamu mengenal Glints — aplikasi pencari kerja modern yang bukan cuma menampilkan lowongan, tapi juga membantu kamu tumbuh dan siap secara profesional.
Kita akan membahas tips ampuh menggunakan aplikasi Glints agar peluang kamu diterima kerja semakin besar.
Apa Itu Glints dan Mengapa Banyak Pencari Kerja Menggunakannya?
Glints adalah platform karier yang dirancang untuk membantu anak muda Asia Tenggara mengembangkan karier mereka. Tidak hanya menampilkan ribuan lowongan kerja dari berbagai industri, Glints juga menyediakan fitur untuk belajar skill baru, mengikuti program magang, hingga membangun profil profesional layaknya LinkedIn versi yang lebih ringan dan lokal.
Keunggulan Glints dibanding aplikasi lain adalah sistemnya yang lebih personal dan relevan. Kamu bisa menemukan pekerjaan yang cocok berdasarkan minat, pengalaman, dan keahlian yang kamu miliki.
1. Buat Profil Glints yang Profesional dan Menarik
Langkah pertama dan paling penting: optimalkan profil kamu.
Di Glints, profil kamu adalah “CV digital” yang dilihat langsung oleh perusahaan. Jadi, pastikan:
-
Gunakan foto profil profesional — berpakaian rapi, latar belakang netral, dan wajah terlihat jelas.
-
Tulis ringkasan diri (About Me) yang singkat tapi kuat. Contoh:
“Lulusan Teknik Informatika dengan minat besar di bidang Data Analyst dan pengalaman 1 tahun dalam pengolahan data menggunakan Excel dan Python.” -
Cantumkan pengalaman kerja, magang, organisasi, dan proyek yang relevan.
-
Lengkapi skill dan sertifikasi yang kamu miliki agar sistem Glints bisa mencocokkanmu dengan lowongan yang sesuai.
Ingat, profil yang lengkap berpeluang 3 kali lebih besar dilihat oleh recruiter dibanding profil yang kosong.
Baca juga Cara Membuat CV Otomatis
2. Manfaatkan Fitur “Job Recommendation”
Glints punya fitur pintar bernama Job Recommendation, yang akan menampilkan lowongan sesuai dengan profil dan minat kamu.
Semakin detail kamu mengisi data, semakin akurat rekomendasi pekerjaan yang muncul.
Tips tambahan: aktifkan Job Alerts agar kamu langsung dapat notifikasi ketika ada lowongan baru yang sesuai. Ini penting banget, karena beberapa perusahaan menutup rekrutmen begitu kuota pelamar terpenuhi — jadi siapa cepat, dia dapat!
3. Gunakan Filter Pencarian dengan Tepat
Jangan asal cari pekerjaan. Gunakan fitur filter di Glints untuk menyesuaikan hasil pencarian berdasarkan:
-
Lokasi (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan lainnya)
-
Jenis pekerjaan (Full-time, Part-time, Magang, Remote)
-
Industri (Teknologi, Kreatif, Keuangan, Pendidikan, dan lain-lain)
-
Tingkat pengalaman (Entry Level, Mid Level, Senior)
Dengan cara ini, kamu tidak akan buang waktu melamar ke pekerjaan yang tidak relevan. Fokuskan energi pada lowongan yang benar-benar cocok dengan kamu.
4. Lengkapi Resume dan Portofolio
Meskipun Glints sudah menyediakan profil digital, tetap penting untuk mengunggah CV dan portofolio pribadi.
Gunakan format PDF dan pastikan isi CV ringkas, padat, dan mudah dibaca.
Untuk posisi kreatif seperti desain grafis, UI/UX, atau penulis konten, portofolio yang menarik bisa jadi penentu utama diterima tidaknya kamu.
Jika kamu belum punya pengalaman kerja, kamu bisa menampilkan proyek pribadi, tugas kuliah, atau hasil kursus online. Intinya: tunjukkan bukti nyata kemampuanmu.
5. Manfaatkan Glints ExpertClass dan Artikel Karier
Salah satu fitur unggulan Glints adalah ExpertClass, yaitu kelas online interaktif bersama mentor profesional dari berbagai industri.
Di sini kamu bisa belajar langsung dari ahlinya — mulai dari tips wawancara, cara membuat CV yang menarik, hingga strategi meniti karier digital.
Selain itu, jangan lewatkan juga artikel karier di Glints Blog yang berisi insight dunia kerja, soft skill development, dan tren industri terbaru.
Dengan terus belajar, kamu bisa menambah nilai jual di mata perusahaan dan lebih siap menghadapi dunia kerja.
6. Aktif dan Responsif di Aplikasi
Glints bukan sekadar tempat mencari kerja, tapi juga tempat membangun jaringan profesional.
Aktiflah membuka aplikasi setiap hari, update profil jika ada skill baru, dan segera balas pesan dari recruiter.
Perusahaan akan lebih tertarik pada kandidat yang terlihat aktif dan responsif.
Selain itu, Glints juga memiliki fitur Chat dengan recruiter yang memudahkan komunikasi langsung tanpa harus melalui email panjang. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan keseriusanmu.
7. Jangan Takut Melamar Banyak Lowongan
Kadang orang terlalu berhati-hati dan hanya melamar satu-dua posisi. Padahal, dunia kerja sangat kompetitif.
Gunakan strategi “smart applying”:
-
Lihat deskripsi pekerjaan dengan teliti.
-
Pastikan skill dan pengalamanmu relevan.
-
Sesuaikan surat lamaran (cover letter) dengan posisi yang dituju.
Dengan melamar ke lebih banyak posisi yang sesuai, peluangmu untuk dipanggil interview akan meningkat drastis.
8. Evaluasi dan Tingkatkan Diri
Jika belum juga ada panggilan setelah beberapa kali melamar, jangan langsung putus asa.
Gunakan waktu ini untuk evaluasi profil, perbaiki CV, dan tambahkan skill baru.
Kamu bisa ikut kelas gratis di Glints Learning Hub atau ExpertClass untuk memperkuat keahlianmu.
Ingat, proses mencari kerja bukan perlombaan cepat-cepat dapat — tapi tentang siapa yang paling siap ketika kesempatan datang.
Mencari pekerjaan lewat aplikasi Glints bukan sekadar soal klik dan kirim lamaran. Dengan strategi yang tepat — mulai dari membuat profil profesional, memanfaatkan fitur rekomendasi, hingga aktif belajar di ExpertClass — kamu bisa memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan impianmu.
Glints bukan hanya platform untuk mencari kerja, tapi juga tempat untuk menemukan arah karier, mengasah potensi, dan membangun masa depan profesional yang lebih cerah.
Jadi, jangan tunggu lagi.
Download aplikasi Glints, perbarui profilmu, dan mulai langkah pertama menuju karier impianmu hari ini juga!

Saya adalah Priyo Harjiyono, S.Pd, M.Kom bekerja sebagai guru produktif TKJ SMK Bina Harapan yang sering mengarahkan siswa melaksanakan prakerin dan persiapan masuk ke dunia kerja, selain itu saya adalah seorang blogger, SEO specialist dan sering menjadi narasumber untuk implementasi digital bisnis UMKM
Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini







